Minggu, 24 April 2016

Perkembangan teknologi menunjang pendidikan anak

Gambar Ilustrasi
Milist.info - Bericara mengenai berita pendidkan tidak akan pernah ada habisnya, setelah sebelumnya admin memuat artikel mengena pentingnya jantung dan aliran darah dalam tubuh manusia  kali ini admin memuat tentang perkembangan teknologi menunjang pendidikan anak. Seperti dilansir dari media online merdeka.com bahwa sistem pendidikan di Indonesia belakangan menjadi sorotan pemerintah. Bagaimana tidak, telah dilaporkan bahwa pemerintah bersedia menggelontorkan dana yang cukup besar di tahun 2016.

Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016, pemerintah menyediakan 419,2 triliun. Angka itu mencatat sejarah dalam dunia pendidikan dari tahun-tahun sebelumnya. bahkan itu termasuk 20 persen dari total belanja negara, yakni 2095,7 triliun.

Penyediaan fasilitas pemerintah seharusnya bisa berhasil meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Ditambah lagi dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi saat ini yang memberikan peluang untuk solusi menjawab tantangan di bidang pendidikan.

Teknologi dapat merangsang anak agar dapat belajar sendiri di rumah dengan internet, misalnya. Belajar mandiri bukan berarti minim interaksi, namun banyak hal positif yang bisa didapat dengan adanya perkembangan teknologi ini.

Yang pertama anak bisa lebih mengetahui minat dan bakatnya. Pasalnya anak akan cenderung memilih apa yang akan dipelajari di internet. Upaya pemerintah untuk tidak hanya menyuapkan ilmu dan praktik di lapangan bisa ditunjang lewat jalan ini.

Setidaknya murid bisa belajar sendiri dengan interaktif. Namun hal itu tidak lantas membuat kerja pemerintah jadi berkurang. Justru sebaliknya. Pengaruh belajar mandiri melalui teknologi dan telekomunikasi, pemerintah tetap menjadi kontrol. Perkembangan teknologi hanya sebagai fasilitas tambahan saja.

Dengan adanya dukungan pemerintah yang sejalan dengan perkembangan modern saat ini, besar kemungkinan generasi Indonesia akan lebih baik di masa yang akan datang.

Artikel ini diambil dari Merdeka.com

0 komentar: