![]() |
| © Huffingtonpost Bayi Sakit (ILustrasi) |
Milist.info Para ilmuan di Australia
mengatakan sebuah virus baru dapat menyebabkan keterlambatan
perkembangan dan kerusakan otak. Lebih dari 100 bayi di Australia telah
dirawat akibat virus itu pada 2013 dan 2014.
BBC News
melaporkan pada Jumat (22/4), menurut penelitian lebih dari 100 bayi di
Australia dirawat di rumah sakit akibat terkena virus parechovirus pada
2013 dan 2014. Satu tahun kemudian menurut studi Australasian Society
for Infectious Diseases (ASID), dokter menemukan banyak dari bayi-bayi
ini memiliki masalah perkembangan.
Belum
ada pengobatan atau vaksin tertentu yang tersedia untuk menyembuhkan
virus itu sekarang. Bayi yang terinfeksi virus menderita gejala seperti
kejang, iritabilitas, dan berkedut otot. "Ini
adalah virus baru dan kami tahu sedikit tentang hal itu. Penelitian ini
membantu meningkatkan pemahaman kami tentang beberapa konsekuensi
jangka panjang dari infeksi pada anak-anak dan dampaknya," kata Presiden
ASID Prof Cheryl Jones dalam sebuah pernyataan.Menurut
ASID, parechovirus diidentifikasi di Eropa lebih dari satu dekade lalu.
Namun di Australia, ini baru tercatat di Sydney pada 2013.
ASID
mengatakan lebih dari 100 bayi di rumah sakit Sydney selama wabah ini.
Sekitar 70 persen dari anak-anak tersebut menderita infeksi neurologis.
Studi
baru berhasil menidaklanjuti 46 dari 79 bayi, setengah dari mereka
menunjukkan beberapa masalah perkembangan pada 12 bulan. Hampir 20
persen dari anak-anak itu mengalami masalah neurologis yang signifikan.
"Ini jelas menggambarkan betapa
sangat pentingnya kita menindaklanjuti bayi muda dengan infeksi otak
dari virus ini dan tetap waspada untuk penularan penyakit. Ini juga
menyoroti kebutuhan kita untuk mengembangkan respon yang memadai," kata
Prof Jones.
Ia menambahkan
saat ini belum ada vaksinasi dan tak ada pengobatan terkait virus ini.
Virus menurutnya bisa menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh
seperti tetesan air liur. Penularan sama seperti penularan flu biasa.
Sumber : MSN.COM

0 komentar:
Posting Komentar