Manajemen sumber daya manusia dapat dilihat dari berbagai
sudut pandang. Menurut Wether dan davis (1996), perspektif tersebut adalah
sebagai berikut :
a. Pendekatan
strategis. manajemen SDM harus memberikan kontribusi kepada keberhasilan
jangka panjang (yang bersifat strategis) suatu organisasi. Jika kegiatan para
manajer dan Departemen SDM tidak membantu organisasi dalam mencapai tujuannya,
maka sumber daya yang ada digunakan secara tidak efektif.
b. Pendekatan sumber daya manusia. Manajemen
SDM adalah manajemen (terhadap) manusia. Pendayagunaan manusia tidak boleh
mengorbankan atau mengabaikan arti penting dan harga diri manusia. Organisasi yang
hanya dapat tumbuh dan berkembang melalui perhatian yang sungguh-sungguh kepada
kebutuhan kebutuhan para karyawan.
c.
Pendekatan manajemen. Manajemen SDM
merupakan tanggung jawab setiap Manager. Tugas Departemen SDM adalah membantu dan
melayani para manajer dan karyawan melalui kepakarannya dalam bidang SDM. Pada
akhirnya, unjuk kerja dan kesejahteraan setiap pekerjaan menjadi tanggung jawab
bersama atasan langsung bekerja dan Departemen SDM.
d.
Pendekatan sistem. Manajemen SDM merupakan bagian dari sebuah sistem yang
lebih besar: organisasi. Oleh karena itu upaya-upaya sumber daya manusia harus
dievaluasi berdasarkan kontribusinya terhadap produktivitas organisasi. Dalam prakteknya,
para ahli harus menyadari bahwa model manajemen SDM adalah sebuah sistem
terbaru yang terbentuk dari bagian-bagian yang saling terkait. Tiap-tiap bagian
mempengaruhi bagian lain dan dipengaruhi oleh lingkungan eksternal.
e.
Pendekatan produktif. Manajemen SDM
dapat meningkatkan kontribusinya bagi karyawan dan organisasi dengan
mengantisipasi tantangan tantangan yang akan muncul. Jika manajemen SDM hanya
melakukan tindakan yang bersifat reaktif, masalah-masalah akan menumpuk dan
makin sulit disesuaikan serta peluang peluang yang ada bisa hilang.
Baca juga Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

0 komentar:
Posting Komentar